RENCANA pengaturan naik haji cukup sekali seumur hidup oleh pemerintah, tepatnya oleh Menteri Agama, tidak menghilangkan sikap optimistis bagi pelaku bisnis penyelenggaraan ibadah haji dengan pelayanan khusus. 

Penyelenggara ibadah haji khusus di Banjarmasin, seperti PT Kaltrabu Indah bahkan tetap yakin jumlah calon jamaah yang mendaftar tak bakal berkurang, jika rencana aturan tersebut benar-benar diketok DPR. 

Menurut Dra Hj Marwiah, Pimpinan PT Kaltrabu Indah, sebagai warga negara, sekaligus pegiat travel haji dan umrah, pihaknya tentu harus setuju dan mentaati aturan pemerintah. Termasuk jika aturan naik haji cukup sekali seumur hidup yang kabarnya direncanakan pemerintah itu, diberlakukan.

"Setuju, tidak setuju ya tetap harus menaatinya. Kami tentu tetap menerima saja kalau itu nantinya diketuk dewan. Namun tentunya harus didukung perangkatnya," jelas Marwiah.

Marwiah tak khawatir jumlah calon jamaah haji khusus bakal berkurang jika aturan baru tersebut diberlakukan. Apalagi pelayanan yang diberikan Kaltrabu sejauh ini dinilai sangat bagus dan memang selalu disambut antusias calon jamaah di Kalimantan Selatan.

"Saat ini waiting list di tempat kami sudah untuk 6 tahun kedepan. Kami berharap, kalaupun aturan baru itu diberlakukan, sebaiknya hanya untuk pendaftar kedepan, atau yang baru. Bukan yang sudah masuk daftar waiting list," pinta Marwiah. 

Sebenarnya, tambah wanita berusia 73 tahun ini, rencana tentang aturan naik haji cukup satu kali tersebut sudah digelontorkan sejak dulu. Hanya saja, kenapa sekarang kembali dimunculkan. Kalau saja mulai dulu diterapkan, tentu tak ada masalah atau keberatan lagi. 

"Kami yakin tak ada pengaruhnya terhadap jumlah calon jamaah haji khusus di tempat kami. Justru kami optimis jumlahnya akan bertambah, karena masyarakat yang belum haji dan ingin menunaikan ibadah haji masih banyak,” paparnya.

Oleh karena mendapat pelayanan khusus, ongkosnya pun lebih tinggi dari haji regular yang dikelola kementerian agama. Saat ini ongkos naik haji melalui pelayanan khusus dibanderol $8.000, atau berada di kisaran Rp100 juta. 

“Kalau untuk paket sekamar berempat, per orangnya kena $10.350. untuk sekamar bertiga, per orangnya $10.950, dan sekamar berdua biayanya $11.950. Untuk 2015 ini, kami akan memberangkatkan sekitar 150 calon jamaah haji,” pungkas Marwiah. ***