KESALAHAN dalam menjalankan ritual ibadah, termasuk ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, tetap menjadi hikmah. Minimal pengalaman yang salah bisa menjadi pelajaran untuk tidak diulangi lagi.

Di hadapan para calon jamaah umroh Kaltrabu saat acara Bimbingan Manasik Umrah Kaltrabu di Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Sabtu (12/3/2016), pembimbing umrah KH Ahmad Husaini mengatakan, jika pengalaman yang salah itu tetap penting.

"Pengalaman yang penting itu, pengalaman yang salah. Jamaah salah menggawi (red, mengerjakan ritual ibadah umrah), supaya pian (red, kalian) kada menuruti (red, tidak mengikutinya," sebut salah satu pembimbing umrah PT Kaltrabu Indah ini. 

Menurut KH Ahmad Husaini, mengerjakan ibadah umrah harus dengan betul-betul, sebagaimana yang disyariatkan dan dituntunkan oleh Rasulullah SAW. Karenanya bekal ilmu dan pengalaman itu penting. 

"Jadi ulun (red, saya) di sini sekedar menambahi atau berbagi bekal, dalam bentuk ilmu dan pengalaman," imbuh KH Ahmad Husaini. ***