MENUNAIKAN ibadah haji membutuhkan banyak persiapan yang harus benar-benar lengkap. Bukan hanya persiapan fisik dan mental, prosesi haji juga butuh ilmu yang cukup agar ibadah yang dijalankan berbuah kemabruran.
Karenanya, simulasi tentang prosesi ritual ibadah haji penting dilakukan sebelum jamaah benar-benar mempraktekkan berbagai jenis ibadah saat di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi nanti.
Pun demikian dengan jamaah haji khusus dibawah pelayanan PT Kaltrabu Indah Banjarmasin. Manasik haji secara intensif sendiri dilakukan di Hotel Aston Km 11 Kabupaten Banjar, selama 3 hari 2 malam, tepatnya mulai 13 hingga 15 Mei 2016.
Menurut pembimbing haji khusus Kaltrabu, KH Ahmad Husaini di sela manasik haji intensif, Minggu (15/5/2016), secara teoritis jamaah harus bagus, namun tak kalah penting prakteknya juga harus betul. Untuk itu diperlukan pelatihan dan simulasi proses haji.
"Jamaah ini teoritisnya bagus, tapi prakteknya juga betul. Maka dibutuhkan simulasi, pelatihan atau pembekalan manasik. Dan inilah maksud dan tujuannya, agar mereka tau dan bisa," terang pembimbing tetap Kaltrabu ini.
Ahmad Husaini mengatakan, jika calon jamaah haji tidak bisa mencukupkan diri denga pertemuan terbatas ini. Apalagi Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mensyaratkan minimal manasik haji dilakukan 10 kali pertemuan.
"Sesuai aturan Kemenag, minimal 10 kali pertemuan. Tapi pertemuan 3 hari (manasik Kaltrabu) ini melebihi 10 kali pertemuan itu, insya Allah," sebut Ahmad Husaini.
Program manasik haji khusus yang digelar Kaltrabu memang cuma berlangsung dalam 3 hari. Namun semua prosesi manasik haji sudah lengkap dan dimaksimalkan selama pertemuan 3 hari 2 malam ini. ***
- Home
- Haji Khusus
- _Info Haji
- _Syarat dan Kondisi
- _Estimasi Keberangkatan
- Umrah
- _Info Umrah
- _Paket Umrah
- __VIP
- __Ekonomis
- __Hemat
- __Standar
- _Jadwal Berangkat
- _Paket Wisata
- _Paket Promo
- _Syarat dan Kondisi
- Testimoni
- Video
- News
- Info Pembimbing
- Galeri Foto
- Profil
- _Kaltrabu
- _Hj Marwiyah
- _Struktur Perusahaan

0 Komentar