BANJARBARU - Ungkapan kebahagian diucapkan M Noor Ipansyah yang akhirnya bersama istri tercinta bisa berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah haji setelah beberapa tahun menunggu, Rabu (8/8/2018).

Dengan wajah berseri, ia mengaku bersyukur bisa menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia mengaku juga senang bakal dibimbing oleh para tokoh ulama di Kalsel.

"Senang sekali, itulah kenapa saya pilih haji plus bersama Kaltrabu karena sudah tak diragukan lagi dan selama ibadah juga dibimbing oleh guru yang sudah jadi tokoh ulama di Kalsel," katanya, ketika ditemui di terminal keberangkatan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru.

Tahun ini Biro perjalanan umroh dan haji khusus Kaltrabu Indah memberangkatkan 163 jamaah calon haji ke Tanah Suci. Seperti tahun-tahun lalu jamaah dibimbing oleh tokoh ulama Kalsel yaitu KH Husin Nafarin dan KH Husaini Nafarin.

Jamaah diterbangkan ke Jakarta kemudian menuju Dubai, setelah itu menuju Jeddah menggunakan pesawat Emirat Airlines.

Selama di Jedda, kepala jemaah akan mengajak jemaah untuk melakukan mikat umrah pertama kemudian menuju Makkah.

"Dari Mekkah transit baru ritual haji di Armina kemudian di Madinah untuk arbain," jelas Direktur Utama PT Kaltrabu Hj Marwiyah.


Kali ini jemaah calon haji akan melaksanakan ibadah haji selama 29 hari. Sebelumnya juga akan ada talqin zikir pengijazahan oleh KH Husin Nafarin.

Selain itu juga dilakukan pelepasan jemaah oleh KH Husin Nafarin di Jakarta. Berbeda dengan tahun lalu, khusus JCH tahun ini juga diajak untuk memberikan donasi bagi korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Selain beribadah kita juga mengajak mereka untuk mengetuk rasa kemanusian dengan memberikan donasi saudara kita korban gempa bumi di Lombok," tambah Hj Marwiyah.

Terkait cuaca panas yang terjadi Tanah Suci, tambah pembimbing jemaah KH Husaini Nafarin pihaknya sudah mengantisipasi sejak pelaksanaan manasik haji.

"Kita sudah meminta mereka untuk menyiapkan obat yang biasa mereka pakai, agar selama beribadah di sana jika ada keluhan sakit dan lain-lain bisa ditangani segera," ujarnya.
(sumber: Banjarmasinpost.co.id)