TAK hanya memberikan pembekalan secara teori, para calon jemaah haji khusus Kaltrabu juga dibimbing untuk praktik ibadah haji pada kegiatan manasik intensif yang digelar di Asrama Haji Banjarbaru, 29 hingga 30 Juni 2019.

Direktur Utama Kaltrabu, Hj Marwiyah menjelaskan, manasik intensif merupakan puncak manasik bagi calon jemaah haji Kaltrabu. Karena itu, calon jemaah haji diharapkan benar-benar mengikuti semua rangkaian kegiatan pada manasik intensif ini.

"Mereka raktik langsung ibadah haji, sehingga saat di Tanah Suci tidak bingung dan bisa menjalankan seluruh rangkaian rukun haji dengan benar,” ucapnya di sela sela kegiatan, Sabtu (29/6/2019).

Sebelum kegiatan manasik intensif digelar, dilakukan pembukaan oleh H Matnor, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) mewakili Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurut Matnor, Kaltrabu Indah sudah memberikan pelayanan yang baik untuk calon jemaah haji dengan memberikan manasik beberapa kali, hingga manasik intensif yang digelar dua hari di Asrama Haji.

"Pelayanan seperti ini memang harus dilakukan travel haji khusus, karena mereka harus memberikan jaminan kenyaman dan kelancaran beribadah haji bagi calon jemaah hajinya," tandasnya.

Ia pun berpesan kepada calon jemaah haji Kaltrabu untuk benar-benar mengikuti manasik dan menjaga kesehatan dengan baik, karena ibadah haji juga memerlukan fisik yang kuat dan sehat.

Rencananya sebanyak 143 calon jemaah haji khusus Kaltrabu akan diberangkatan ke Tanah Suci pada 19 Juli 2019. Kemudian dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 21 Agustus 2019.[]